Ketika
semua remaja sibuk mengejar seseorang untuk mendapatkan perhatian dari orang
yang disukainya,mendapatkan pengakuan dari pacarnya,memberikan seluruh kasih
sayangnya untuk seseorang yang mencintainya. Sama hal nya ketika orang-orang di
luar sana mulai jatuh cinta pada lawan jenisnya dan mempunyai perasaan ingin
memilikinya,maka seseorang itu akan melakukan berbagai macam cara agar orang
yang di incarnya menjadi bagian dari hidupnya lebih tepatnya pacar.
Apa
yang aku lihat,apa yang aku dengar dan apa yang aku rasakan tentang semua
peristiwa yang pernah di alami oleh beberapa orang bahkan rata-rata setiap
remaja kini telah merasakan apa yang namanya jatuh cinta. Tetapi apakah semua
orang berhasil mengejar orang yang sangat di cintainya? Mungkin ada yang
berhasil dan ada yang tidak. Berbagai macam masalahpun menghampirinya,
misalnya, ada cowok yang bisa memiliki hati seorang cewek tapi si cewek malah
punya kekasih lain,ada juga si ceweknya nerima si cowok karena paksaan
orangtuanya, atau si ceweknya beranggapan kalau jomblo itu tidak laku jadi dia
berpacaran dengan seseorang meskipun tak cinta atau bisa jadi hanya coba-coba
alias iseng-iseng berhadiah intinya di terima syukur kalau tidak di terima ya
cari lagi hahaha.
Banyak
cara yang bisa mereka lalukan untuk mendapatkan hati orang yang sangat di
cintainya mungkin tahap awalnya seperti saling pandang lalu berkenalan,tukeran
nomer handphone,jalan bareng terus lama-lama saling suka,mencari semua
informasi tentangnya ,saling memberikan perhatian kemudian jadian,setelah
beberapa bulan mungkin saling bosan dan mutusin buat berpisah, habis itu galau terus-terusan
karena sakit hati di putusin, dan tahap terakhir move-on dengan menemukan
pasangan baru . Sikus yang dialami orang-orang itu kurang lebih sama seperti di
atas itu,ada yang bilang kalau jatuh cinta itu ujung-ujungnya sakit. Kita siap
jatuh cinta dan siap juga untuk sakit hati,jadi kalau misalkan kita ga mau
sakit hati ya jangan coba-coba untuk jatuh cinta apalagi punya niat untuk memiliknya.
Tetapi
tidak denganku. Aku mencoba untuk menghindar,bersikap acuh,berpura-pura tak
peduli pada orang yang aku anggap spesial dan berusaha agar semua orang tidak
mengetahui bagaimana perasaanku terhadapnya. Aku ingin memilikinya tapi bukan
untuk sekarang. Sadar diri lah,aku belum sebaik dia,belum pantas mendampingi
dia yang jauh lebih unggul dariku dan aku ingin memperbaiki diri untuk calon
imamku nanti bukan untuk pacaran. Berusaha untuk bersikap diam dan tidak
mengungkapkan kepada seseorang adalah cara paling baik tetapi itu yang membuat
aku harus menjadi orang yang kuat untuk pura-pura tegar saat melihat dia dengan
oranglain,menangkis semua pikiran dan khayalan gila tentangnya dan bersikap
biasa aja saat mendengar semua cerita-cerita tentangnya melalui teman-temannya.
Aku rela sakit untuk saat ini demi mendapatkan kebahagiaan kelak nanti. Cukup
mencintai dalam diam dan mendoakan orang yang kita sukai karena setiap manusia
ditakdirkan utuk berpasang-pasangan jadi tidak usah khawatir dengan jodoh. Hanya
saja setiap manusia pasti ingin memiliki pasangan yang membawanya ke jalan yang
benar dan jauh dari kesesatan, maka kita harus meninggikan kualitas diri kita untuk
mendapatkan pasangan yang baik.
Tugas
kita hanyalah menunggu dan berdoa,lalu bagaimana kalau orang yang kita incar
ternyata sudah di jodohkan dengan orang lain? Kita harus siap kecewa, tetapi
tidak usah resah. Allah tidak mentakdirkan kita untuk bersama dengan incaran
kita tandanya allah akan memberikan seseorang yang jauh lebih baik dari dia untuk kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar