Selasa, 26 Agustus 2014

Menghindar,ini bukan saatnya



Ketika semua remaja sibuk mengejar seseorang untuk mendapatkan perhatian dari orang yang disukainya,mendapatkan pengakuan dari pacarnya,memberikan seluruh kasih sayangnya untuk seseorang yang mencintainya. Sama hal nya ketika orang-orang di luar sana mulai jatuh cinta pada lawan jenisnya dan mempunyai perasaan ingin memilikinya,maka seseorang itu akan melakukan berbagai macam cara agar orang yang di incarnya menjadi bagian dari hidupnya lebih tepatnya pacar.
Apa yang aku lihat,apa yang aku dengar dan apa yang aku rasakan tentang semua peristiwa yang pernah di alami oleh beberapa orang bahkan rata-rata setiap remaja kini telah merasakan apa yang namanya jatuh cinta. Tetapi apakah semua orang berhasil mengejar orang yang sangat di cintainya? Mungkin ada yang berhasil dan ada yang tidak. Berbagai macam masalahpun menghampirinya, misalnya, ada cowok yang bisa memiliki hati seorang cewek tapi si cewek malah punya kekasih lain,ada juga si ceweknya nerima si cowok karena paksaan orangtuanya, atau si ceweknya beranggapan kalau jomblo itu tidak laku jadi dia berpacaran dengan seseorang meskipun tak cinta atau bisa jadi hanya coba-coba alias iseng-iseng berhadiah intinya di terima syukur kalau tidak di terima ya cari lagi hahaha.  
Banyak cara yang bisa mereka lalukan untuk mendapatkan hati orang yang sangat di cintainya mungkin tahap awalnya seperti saling pandang lalu berkenalan,tukeran nomer handphone,jalan bareng terus lama-lama saling suka,mencari semua informasi tentangnya ,saling memberikan perhatian kemudian jadian,setelah beberapa bulan mungkin saling bosan dan mutusin buat berpisah, habis itu galau terus-terusan karena sakit hati di putusin, dan tahap terakhir move-on dengan menemukan pasangan baru . Sikus yang dialami orang-orang itu kurang lebih sama seperti di atas itu,ada yang bilang kalau jatuh cinta itu ujung-ujungnya sakit. Kita siap jatuh cinta dan siap juga untuk sakit hati,jadi kalau misalkan kita ga mau sakit hati ya jangan coba-coba untuk jatuh cinta apalagi punya niat untuk memiliknya.
Tetapi tidak denganku. Aku mencoba untuk menghindar,bersikap acuh,berpura-pura tak peduli pada orang yang aku anggap spesial dan berusaha agar semua orang tidak mengetahui bagaimana perasaanku terhadapnya. Aku ingin memilikinya tapi bukan untuk sekarang. Sadar diri lah,aku belum sebaik dia,belum pantas mendampingi dia yang jauh lebih unggul dariku dan aku ingin memperbaiki diri untuk calon imamku nanti bukan untuk pacaran. Berusaha untuk bersikap diam dan tidak mengungkapkan kepada seseorang adalah cara paling baik tetapi itu yang membuat aku harus menjadi orang yang kuat untuk pura-pura tegar saat melihat dia dengan oranglain,menangkis semua pikiran dan khayalan gila tentangnya dan bersikap biasa aja saat mendengar semua cerita-cerita tentangnya melalui teman-temannya. Aku rela sakit untuk saat ini demi mendapatkan kebahagiaan kelak nanti. Cukup mencintai dalam diam dan mendoakan orang yang kita sukai karena setiap manusia ditakdirkan utuk berpasang-pasangan jadi tidak usah khawatir dengan jodoh. Hanya saja setiap manusia pasti ingin memiliki pasangan yang membawanya ke jalan yang benar dan jauh dari kesesatan, maka kita harus meninggikan kualitas diri kita untuk mendapatkan pasangan yang baik.
Tugas kita hanyalah menunggu dan berdoa,lalu bagaimana kalau orang yang kita incar ternyata sudah di jodohkan dengan orang lain? Kita harus siap kecewa, tetapi tidak usah resah. Allah tidak mentakdirkan kita untuk bersama dengan incaran kita tandanya allah akan memberikan seseorang yang jauh  lebih baik dari dia untuk kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar